Karna Terpaksa, Jadi Sukses
Posted by admin | Under Uncategorized Saturday Nov 14, 2009Ya, karna terpaksa bisa membuat orang bisa mengeluarkan segala potensi yang ada dalam dirinya. Berikut ini kisah saya, sewaktu terjadi kebakaran di kampung saya, kejadian sekitar thn 1986. Waktu itu saya bisa mengelurkan/mengangkat meja kerja tukang mas. Dalam kondisi normal tak mungkin itu terjadi. Mungkin mirip dengan kisah seorang yang dikejar anjing gila. Bisa melompat parit yang lebar. Dalam kondisi normal, hal ini (melompat parit) tidak akan bisa.
Ada kisah, seorang pelatih renang. Sudah melatih sekelompok wanita usia 10-12 thn dalam beberapa bulan. Setelah beberapa bulan latihan, tidak ada perubahan dalam record. Segala usaha sudah dilakukan oleh pelatih renang tersebut, tapi tidak membuahkan hasil juga. Tidak ada perubahan dalam motivasi para perenang tsb.
Apa yang dilakukan oleh pelatih renang tsb? Dia menyewa buaya muda, agar para perenang itu takut, dan terpacu utk berenang lebih cepat.
Diumumkan lah, bahwa buaya dalam kondisi lapar dan ganas, dan akan mengejar segala sesuatu yang bergerak didepan nya. Buaya ini akan dilepas beberapa detik setelah para perenang loncat. Muncullah ketakutan pada diri perenang tersebut. Ketika peluit/pistol sdh dibunyikan, para perenang berenang dgn kencang untuk mencapai tepi kolam yang lain, maka terpecah lah rekor semua para perenang. Yang sebelum nya gak pernah terpecahkan.
Dalam beberapa kasus, teori kepepet ini bisa sukses. Seperti para perenang.
Dari kisah ini, bila anda dalam keadaan kepepet masalah, misal hutang, dikejar jam tayang, mau di PHK, berpikirlah positif, selesaikanlah masalah tsb dengan berpikir jernih, tenang. Insya Allah anda akan mencapai kesuksesan.
Kisah saya, Setelah resign/PHK dari kantor. Kalau sekiranya saya stress, atau pesimis dalam menafkahi keluarga (mencari uang), maka berkemungkinan saya akan bekerja kantor lagi. Akan mencari pekerjaan lagi. Tapi saya sdh komit dan berikrar akan menjadi pengusaha. Alhamdulillah Allah mengabulkan do’a saya tersebut. Alhamdulillah, setelah beberapa lama, ada tawaran jadi Manager IT, ada tawaran jadi Senior Manager, ada tawaran jadi dosen, semua nya gak diambil. Alhamdulillah waktu itu bisnis sdh jalan.
Jadi bagi teman yang akan/mau/sdh di PHK, ambil hikmah nya saja, positif thingking saja. Berdo’a saja, semoga setelah keluar kantor jadi pengusaha sukses. Yakin bahwa rezeki setiap manusia sdh ditentukan oleh Allah SWT, tinggal gimana kita manggapai rezeki tersebut. Hidup Berkah Berlimpah, Selamat Dunia Akhirat.
Bagaimana mencari Buaya yang menerkam itu selalu ada. Solusinya adalah carilah sesuatu yang membuat anda akan termotivasi setiap hari, misal akan naik haji di thn xx? Akan menyenangkan keluarga, Akan membuat rumah yang nyaman (tidak mau lagi rmh Type 21/36), Memberikan pendidikan anak di sekolah yang bagus, Hidup saya lebih berkah bagi orang lain, Bisa membangkitkan ekonomi ummat, Bisa membantu Biaya research dll….Jelaskan apa yang akan anda capai, insya Allah ini akan jadi buaya bagi anda.
Bagi yang mau konsultasi bisnis atau kiat tetap tenang setelah di PHK bisa saya Bantu…
Terima kasih tulisannya, jadi ga hanya saya yang mengalaminya.
Walaupun susah akan saya jalani, pak
Terima kasih
Jadi, jangan bergantung pada 1 sumber income. Pertahankan yang masih ada dan coba / ber-ichtiar untuk mendapatkan dari sumber2 lain.
Yang biasanya menjadi masalah… ngak mulai2…. adalah… tidak ada “buaya”nya (perenang di atas).
“Buaya” atau “alasan” sebenarnya bisa dicari atau diciptakan… Ini khan hanya masalah “perasaan”.
semoga bermanfaat.
BUDI R.
Saya setuju dengan kepepet dapat memacu kita untuk bergerak. Nanti saya juga meyakini hal tersebut tergantung orangnya. Jadi tidak ada rumusan baku bahwa kepepet akan sukses. Takutnya jika orang yang tidak memiliki iman yang kuat atau karakter yang kuat bisa-bisa salah jalan, bunuh diri karena tidak kuat, atau mencuri karena sudah kepepet.
Solusinya adalah carilah sesuatu yang membuat anda akan termotivasi setiap hari. Solusi yang baik. Tapi berdasarkan pengalaman saya, hal itu tidak cukup, karena kita bisa lupa. Mungkin perlu dibuat poster yang ada diatas kamar, sehingga kalau ingin tidur terlihat motivasi tersebut.
Assalamualaikum,
Terimakasih p’ Haji atas sharing semangatnya, sayapun juga sedang berusaha untuk menapakkan kaki kiri saya untuk berladang usaha, untuk meringankan kaki kanan yang dari tumpuan sebagai orang gajian. Saya juga ingin punya bisnis online seperti Bapak jalankan saat ini.
Wassalam,
Ipung (Purwanto)
Aswb,
Bravo pak Afrizal.. luar biasa. Do’akan saya agar segera menyusul.
mangtabs.. inspiratif sekali pak.
tapi kok yang terjadi pada saya, buayanya udah mau nerkam tapi rekor belum pecah, bagaimana ini pak..? (kok jadi ENEG gini ya..)
[...] Karna Terpaksa, Jadi Sukses [...]
Assalamualikum wr.wb
P’ Afrizal yang baik hati.
terima kasih atas tulisannya
saya adalah seorang karyawan disatu perusahaan konsultan dengan jabatan sebagai manager. akhir bulan ini secara resmi saya mengundurkan diri dari perusahaan.karena niatan saya yang ingin menjadi pengusaha. Insya Allah Rencana Usaha saya yaitu dibidang konstruksi.(Konsultan & Kontraktornya)
mohon sarannya bagaimana agar saya selalu optimis dalam memulai dan menjalankan usaha ini.
semoga Allah memberikan keberkahan kepada ilmu yang bapak sampaikan
Terima kasih
Agus Supiyat
saya masih kerja kantoran dengan gaji yang masih dibawah 3 jt(gaji suami istri). saya juga sudah mencoba bisnis online, tapi nggak berkembang, kemudian coba bisnis di rumah (ngontrak t4 jualannya) cuma hits di saat ramadhan saja, sehabis itu tutup. terus terang saya bingung mau bisnis apa lagi. memang ada 1 bisnis yang dipertahankan walau sehari pendapatan kotor rata2 masih 200 rb (bisnis sandal). Hal ini masih benar2 membuat saya ragu keluar kerja karena anak sudah 3 dan masih kecil2, ditambah ada cicilan motor dan rumah belum punya, mohon bantu cari solusi pak.
jazakallah
wassalam
Pak Wahyu, semoga anda bisa cepat bangkit. Karna penghasilan 3 jt(suami+istri) agak berat. Saran saya silahkan baca http://www.bajupoeti.com/webstore/archives/411
Judulnya “Bikin penjualan meningkat di saat krisis??”
Coba salah satu dari Anda keluar kantor, tapi hrs direncanakan, sebaiknya istri, lalu istri fokus diusaha. Anda dikantor membantu usaha istri agar berkembang. Memang berat pak, kalau bisnis belum jln, uang/modal blm ada, rmh blm ada. Utk bisnis online harus rajin promosi pak.
@pak Agus Supiyat
Saya pernah menulis, kisah pemborong rumah saya, dan gudang saya. Silahkan baca kiat para pemborong di http://poeticollection.blogspot.com/2009/06/belajar-dari-pemborong.html
Untuk Optimis “Berdo’alah setiap pagi agar dimudahkan rezeki kita” Yakin bahwa rezeki dari Allah itu berlimpah.
@pak Parjan,
Orang sukses itu menyelesaikan Masalah, bukan membicarakan masalah. Orang Sukses melihat peluang dan menangkap nya, tidak apriori dgn peluang
Terima kasih tulisannya pa.. nanti saya boleh add ym bapak ya.. saya ibu bekerja.. walopun sekarang lg akan proses resign ya itu karena diminta utk cari perahu lain oleh owner.. bagaimana supaya yakin utk wirausaha.. mohon sarannya.. terima kasih
luar biasa pak blognya. saya sendiri udah hampir setahun keluar dari kantor saya dulu, padahal gaji cukup lumayan sbg manager, istri dan orang tua pun cukup khawatir, mana masih ada hutang2 yg belum lunas. tapi saya percaya kalo saya udah menemukan jalan hidup saya yaitu jadi pengusaha. biarpun ada temen2 nawarin kerja sana sini, atau kerja keluar negeri, saya tetapkan hati saya. terima kasih pak buat tulisannya ini semakin menguatkan saya. salam sukses ya pak.
Alhamdylillah setelah membaca blog bpk,semangat saya bangkit lg.terimakasih pak.saya adalah ibu rumah tangga yg juga sekaligus punya usaha sendiri.sebenarnya peluang bisnis saya lumayan bagus.tp masalahnya suami saya seorang konsultan yg dengan proyek tidak menentu otomatis penghasilan juga tdk tentu (banyak minus-nya.untungnya saya punya penghasilan sendiri dan bisa menutupi kebutuhan sehari2 kami.saya disaat saya ingin terus mengembangkan usaha selalu timbul pikiran dlm hati kayaknya suami keenakan kl ngga ada proyek/tdk ada penghasilan dia selalu megandalkan saya.padahal saya ingin dia pny semangat usaha/wiraswasta atau apa saja drpada hanya menunggu proyek yg datangnya ngga jelas.tapi kalo diajak diskusi selalu ogah2an,dikasih ide usaha bawaannya jengkel…sikap saya harus gmn ya pak menghadapi suami yg sepertinya tdk punya jiwa entepreneur sprt itu?saya ngga mau dia nyantai sementara saya sebagai istri banting tulang menutupi kebutuhan rumah tangga, mengurus anak dan mengurus rumah…. mohon saran dari bapak…terima kasih
setuju pa , klw kita kerja kita tidak akan menjadi kaya, beda ma kita usaha kita bisa nentuin keuntungan kita engan kerja keras kita
memang betul pak af, semua tergantung pada niat kita dan mindset kita. saya juga bau mulai belaja berwiausaha. tapi saya yakin bahwa nanti saya juga bisa berpenghasilan puluhan bahkan milyaran / bulan. kenapa saya ingin seperti itu, karena dengan apa yang saya miliki saya ingin membantu banyak orang. sekarang saya bau memiliki 3 karyawan yang dari awal saya bimibing. usaha saya di bidang servis - penjualan - pengadaan komputer dan beberapa usaha lainnya. do’akan saya pak. salam sukses. ” Yakinlah bahwa apa yang kita yakini pasti akan jadi kenyataan”