Bisnis Itu Ibarat belajar Sepeda
Posted by admin | Under Tulisan Saya Wednesday Dec 23, 2009Kalau saya perhatikan, kebanyakan yang hadir di acara SNKPMI Bogor adalah para pencari ide usaha, dalam arti, peserta kebanyakan adalah belum memiliki usaha yang running well. Ini harus nya menjadi perhatian bagi panitia, bentuk acara yang akan dilaksanakan.
Mungkin karna setiap saya berkenalan, yang ketemu belum memiliki usaha….
Saya menyarankan kpd yang sudah memiliki usaha yang running well, agar menuntun calon pengusaha agar bisa berlari kencang. Kebanyakan usaha yang berhasil, karna ada tempat magang atau ada yang menuntun. Ibarat belajar sepeda, kalau ada yang menuntun, dan yang membawa sepeda itu terjatuh, maka jatuh nya tidak terlalu berbahaya, tidak patah2 dan tidak sampai masuk got.
Begitu juga dengan usaha, agar tidak berdarah-darah/patah-patah kalau terjatuh (belum berhasil), maka belajar lah kpd yang sudah lebih dahulu sukses…
Ambil contoh para pedagang emas di kota tempat orang tua saya berjualan, kebanyakan para pedagang emas disana adalah hasil didikan orang tua saya karna keterikatan keluarga dan sekampung. Para perantau Padang, kebanyakan merantau tidak punya modal besar, nah kalau semua perlengkapan emas dibeli semua, maka pasti tidak akan cukup modal nya. Jadi Bapak saya, meminjamkan sebagian perlengkapan tukang mas dll. Begitu juga dengan barang dagangan, misal ada pembeli emas seberat 20gram, kalau ditoko nya tidak ada, nanti dia akan mencari ke toko Bapak, walau untung kecil, tapi sudah dapat untung dan dapat pelanggan baru. Jadi kunci nya adalah mendapat pelanggan baru. Lama kelamaan akan bisa berlari kencang…
Banyak orang sukses karna rajin, karna tekun, dan berhemat. Tapi ada juga yang sukses di bisnis karna rezekinya, walau dia gak bisa tulis menulis. Karna kita tak tahu rezeki yang sdh ditakdirkan oleh Allah SWT untuk kita, maka kita harus mengejar rezeki tersebut.
Recent Comments