Baju Poeti |

Poeti Collection : Kami menyediakan baju muslim bahan kaos dan katun untuk anak, dewasa Hub. kami via email : bajupoeti@gmail.com, Alamat : Jl Kelinci Raya no 23, JB2-Cikarang Baru, YM afrizalsyafri HP 0813-15527965, 021-33877086, 021-98293128
RSS Feed

Sukses Bisnis Setelah Di-PHK

Posted by admin | Under Uncategorized Tuesday Mar 16, 2010

14 Mar 2010
Ekonomi⁠ Warta Kota⁠

Setelah kena PHK dari pabrik pesawat terbang IPTN, Afrizal (40) justru bisa “menerbangkan” bisnisnya jauh hingga menembus angannya. Kini, insinyur jebolan ITB ini sudah menjadi miliarder.

DI sebuah sudut, beberapa pekerja tampak sibuk memasang rak-rak besi, tempat busana muslim itu dipajang. Sementara di sisi lain, dua perempuan terlihat menyusun baju-baju dengan rapih. Tidak Jauh dari situ, seorang karyawan melayani .pembeli yang datang ke toko tersebut.”Kami memang baru beberapa hari Ini pindah ke sini. Toko ini memakai konsep gudang dan sekaligus akan difungsikan sebagai kantor,” ujar Ir Afrizal MT. pemilik usaha busana muslim “Poeti” membuka percakapan dengan WartaKotadi kantornya di kawasan Perumahan Jababeka 2. Cikarang, Bekasi, belum lama ini.

Alumnus jurusan matematika Institut Teknologi Bandung (ITB) ini, mengaku bersyukur bisa menempati toko yang cukup besar dan megah. Bangunan berlantai dua Itu direhab dengan biaya sekitar Rp 500 Juta. Padahal, dia meniti usahanya dari rumah dengan modal awal Rp 800.000.Menurut bapak empat orang anak Ini, pengusaha perlu pendidikan tinggi untuk maju dan sukses dalam bisnis. Saat ini, pengusaha busana muslim banyak, namun tak semua bisa berkembang dengan cepat. Kecepatan dalam mempelajari medan usaha dan pengambilan keputusan menjadi salah satu faktor penentu kesuksesan.

“Makanya saya nggak pernah menyesal sekolah tinggi-tinggi karena pendidikan Itu penting untuk memperbaiki kualitas hidup manusia. Saya merasakan manfaatnya saat membangun bisnis ini,”ujarnya.

Afrizal. penyandang gelar pasca sarjana Informatika ITB tahun 2001, mengaku meski berpendidikan tinggi, dia tidak pernah malu untuk berjualan baju busana muslim.”Sebab, kalau kita masih malu untuk menjual, menawarkan produk yang kita Jajakan. berarti kita belum siap mental untuk menjadi pengusaha,” tambahnya.

Menurut Afrizal, sejak awal dia sudah menanamkan dalam dirinya bahwa kapan pun waktunya, di manapun tempatnya, ke mana pun perginya, dia selalu membawa kartu nama dan contoh produk untuk ditawarkan kepada orang- orang yang dltemulnya. “Itulah salah satu kiat sukses saya untuk meningkatkan penjualan,” ujarnya.Tidak heran dalam waktu sekitar Uga tahun, omset usahanya bisa melesat bak meteor, mencapai sekitar Rp 3,5 miliar tahun 2009. Tahun ini, target penjualan saya nggak muluk-muluk mau meningkat menjadi Rp 4 miliar.” ujar pria kelahiran Bukittinggi, 15 September 1969, ini.

Bebas waktu

Afrizal pernan”hidup dalam suasana ketidakpastian ekonomi,dipenghujung pengabdiannya di Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN). Dia bekerja di perusahaan Industri strategis Itu cukup lama, mulai tahun 1994 hingga 2001. Artinya, dia pernah pula merasakan masa kejayaan di IPTN, saat orde baru berkuasa. Apalagi saat Itu. Istrinya, Anna Pamayanti. pernah Juga bekerja di IPTN.Sebenarnya dari IPTN, Afrlzal tidak langsung berbisnis. Dia sempat bekerja lagi di sebuah perusahaan swasta di EJ1-EP, Cikarang dan terakhir di perusahaan patungan Jepang-Indonesia. PT NEC Indonesia. Namun, saat bekerja di IPTN dan NEC. memiliki persamaan. Yakni, kata Afrizal. sama-sama diminta mengundurkan diri alias di-Putus Hubungan Kerja (PHK) secara terhormat.

Untungnya saat diminta mengundurkan diri di PT NEC Indonesia, Afrizal sudah siap mental. Jauh sebelumnya dia memang sudah ingin Jadi pengusaha. Misalnya, pada tahun 1997-1998, saat Indonesia dilanda krisis ekonomi, Afrizal sodah* mulai Jim! bell mobil, untuk menambah uangnya.Dikatakan, saat dia diminta mundur dari NEC. penghasilannya dari bisnis busana muslimnya sudah lumayan, sekitar Rp 5.5 Juta per bulan atau setengah dari pendapatannya di PT NEC Indonesia. “Saya pikir, sambil bekerja saja, hasil bisnisnya sudah lumayan. Apalagi kalau saya terjun 100 persen dalam bisnis, tentu hasilnya akan lebih besar,” ujarnya.Makanya sejak di-PHK dari PT NEC Indonesia. Afrizal tidak pernah berminat untuk melamar bekerja lagi, malah sudah fokus ke bisnis. Apalagi. Istri dan sejumlah kerabatnya yang sukses dalam bisnis sangat mendukung keinginan Afrizal untuk menjadi pengusaha. “Memang seharusnya sarjana menciptakan lapangan kerja, bukan mencari pekerja-an.ujar Afrizal mengutip komentar dari kerabatnya itu.

Dengan pikiran positif dan komitmen yang kuat menjadi pengusaha. Afrizal bersyukur kini sudah semakin mantap menjadi pengusaha. Dalam Uga tahun, sejak resign dari PT NEC Indonesia, bulan Mei 2007. kehidupan keluarga Afrizal sudah Jauh lebih baik, terutama dari segi waktu maupun finansial.Rumahnya yang belum lama Ini direnovasi, sudah ditingkat menjadi rumah dua lantai yang asri dan megah. Setiap hari, hanya berjalan kaki sekitar 50 meter, Afrizal sudah sampai di tokonya yang baru. “Sudah ada sih tawaran untuk jadi manajer IT dan senior manager, tapi saya enggak berminat lagi bekerja untuk orang lain. Saya sudah menikmati usaha ini. Hidup bahagia bersama keluarga dan memiliki kemerdekaan waktu, kata Afrizal mantap.


Apa yang beda ketika mau di PHK?

Posted by admin | Under Uncategorized Tuesday Feb 2, 2010

Hari Minggu, tgl 31 Janury 2010, saya diundang sama teman2 satu kantor dulu. Acara kumpul2 dan makan siang, dilanjutkan dgn cerita pengalaman dari teman2 yang sdh keluar kantor. Moderator/pembawa acara bercerita, beda saya (moderator) dengan pak Rizal (saya benaran) adalah “Pak sudah siap ketika keluar kantor, sementara saya (mod) tidak siap apa-apa”. Rasanya seperti disambar gledek disiang hari, waktu dikatakan akan di PHK terhormat, kebayang anak sudah 3, istri, cicilan rumah, hutang dll.
Sengaja kami kumpul2 untuk memberi motivasi kpd teman2 yang sdh di PHK atau akan di minta di PHK, agar dapat pengalaman dari orang yang sudah duluan keluar kantor, agar tidak bingung seperti saya dulu (kata mod). Kalau dapat sdh dapat pengalaman rasanya tidak akan terlalu berat kalau kita mulai usaha sendiri, karna intinya akan sama. Mencari DUIT.
Lalu saya bercerita, dan memberi motivasi panjang lebar dari mulai usaha, mengembangkan usaha, dari penghasilan kecil sampai besar. Intinya kita harus tetap semangat, tetap yakin rezeki itu luas, tetap kerja keras.
Nah yang ingin saya ceritakan, kisah moderator yang sama di PHK juga. sebut saja nama nya A. Pak A tidak menyangka dia akan di PHK, tidak tahu usaha diluar, dan belum pernah usaha luaran. jadi kaget sekali ketika akan di PHK. di Bulan pertama dia usaha, mulai buka rumah makan. Usaha ini dibantu full oleh istrinya. Rasanya berat sekali, kalau 3 bulan pertama uang masih banyak setelah itu mulai pusing, karna gak terbiasa mengelola uang. Alhamdulillah usaha rumah makan nya lumayan maju. Omset 700ribu/hr. tapi tak disangka, yang punya toko tidak mau diperpanjang kontraknya. Akhirnya tutup…karna sdh cari tempat usaha, gak ada yang pas…..semakin susah saja…Kata Mr A, untung saya sering dapat pesan dari pak Afrizal, yang memberi saya semangat utk menempuh hidup ini….
Akhirnya teman ini mulai cari proyek software, alhamdulillah sdh mulai dapat….Sekarang bagaimana? Alhamdulilah sudah mulai buka PT……Jadi sekarang ketawa Mr A sdh beda, semangat nya juga beda….Jadi masa sulit telah dilewatinya dalam 2 thn….Ya butuh 2thn untuk melewati masa sulit tsb…
Dari kumpul2 itu, “rasanya saya masih bagian dari teman2 kantor”, karna kondisi kantor tidak pasti, tidak tahu akan di PHK kapan, maka ambil lah pelajaran dari yang sdh keluar kantor…Alhamdulillah yang duluan keluar kantor lebih sukses….kata teman yang lain….
Cintailah pekerjaan anda, bukan perusahaan, karna hidup ini penuh perjuangan…kerjakan yang terbaik menurut Anda


Pembicara di Komunitas Pengusaha Muslim

Posted by admin | Under Info Bisnis Friday Dec 25, 2009

Tgl 22 Mei 2009, saya jadi pembicara “Hot TO Start Bussines”, acara diadakan di BPPT, Jl Thamrin Jakarta.

Saya memberikan gambaran usaha di web, bagaimana kiat pemasaran di WEB, apa saja langkah untuk pemasaran di WEB, startegi marketing yang strategis.

Di akhir acara ada acara photo bersama


Memilih Usaha seperti Memilih calon Istri

Posted by admin | Under Tulisan Saya Friday Dec 25, 2009

Untuk menentukan usaha itu, kalau boleh diibaratkan, ibarat memilih istri. Kalau kita sdh bertetapan dengan GADIS ini saya cocok nih, maka Bismillah, saya lamar, dan saya nikahi. Untuk mendapatkan gadis itu, biasanya dengan siapa anda bergaul. dengan siapa saja anda sering bersilaturahmi, maka disana lah anda menjalin kepercayaan dan disanalah anda dapat jodoh. Maka pilih teman gaul yang baik-baik.

Perbanyaklah silaturahmi, baik dengan tetangga, dengan warga, dengan keluarga dan teman milist. Coba utarakan keinginan anda, mintakan do’a ke mereka, agar usaha anda berkembang. Insya Allah mereka yang dikunjungi tsb akan mendoakan kita.  Artinya ada proses alami, proses marketing yang handal. bagi yang gak punya modal, karna silaturahmi dengan saudara, karna satu keluarga, besar kemungkinan akan dibantu…asal kita baik sama dia…

Kembali ke usaha, seperti memilih istri. Biasanya Anda akan memilih satu dari beberapa alternatif calon, nah kalau sdh dipilih calon istri, kita kan gak tahu tuh apakah kekurangan dan kelebihan dia. karna kita gak pacaran dulu ya, dan biasanya segala kekurangan selama pacaran akan ditutupi. Jadi bila ada kekurangan maka kita terima saja, tapi ingat di istri kita ada banyak sisi positifnya. Misal kita bisnis limbah material pabrik, pasti banyak preman nya. Tapi kalau kita dapat limbah satu pabrik berarti mesin uang kita sdh ada.

Nah sekarang bisnis sudah dipilih sesuai dengan beberapa pertimbangan, yaa tinggal RAJIN rumus nya. Rajin berdo’a, rajin berpromosi, rajin membuka toko, rajin menata barang dagangan, rajin buat soal-soal baru (kalau bisnis nya bimbel), rajin menambah ilmu, rajin berkreativitas, rajin berkreasi. Insya Allah sukses..PERCAYALAH…rezeki itu sdh ditentukan oleh Allah SWT.

Bisnis itu ibarat menyebarangkan kapal ke suatu pulau, kalau masih ditepi, kita masih bisa bercanda-canda, main ditepi pantai, tapi kalau sdh ditengah laut, semua yang dikapal harus menjalankan tugasnya masing-masing, kalau sekira nya ada badai, ombak besar, pasti semua team akan kompak untuk mengatasi ini, agar selamat dari badai. Kalau kita punya perusahaan, maka diharapkan semua karyawan berpartisapasi untuk menghadapi badai tersebut. Tapi ingat BADAI pasti berlalu, disana kapal akan berlayar tenang, dan kita bsia tidur nyeyak.

Nah untuk menentukan usaha yang akan dijalankan, bisa juga seberapa besar Badai yang bisa kita hadapi, dan seberapa besar KEINGINAN kita. Misal ada orang yang merasa cukup hanya dengan berjualan gorengan keliling saja, maka dia tidak akan berpindah dan tidak buka usaha lain. Tapi kalau kita sdh berpendidikan masa punya keinginan kecil? Penghasilan kecil? Coba buat Keinginan INCOME, misal tulis saja “Rp 10.000.000,/bulan” karna saya harus bergaji minimal sama dengan level supervisor/manager di sebuah PT. Tinggal kita membuat langkah-langkah marketing agar barang kita terjual sehingga profitnya bisa lebih dari 10juta/bln. Ingat harus lebih dari 10juta, karna nanti akan musim sepi atau badai tadi. Pengalaman saya dulu, hanya target 500juta terjual/tahn, ditahun kedua saya target lebih dari 1M, begitu seterusnya.

OK, segitu dulu..nanti disambung lagi…


Karna Terpaksa, Bisa Sukses

Posted by admin | Under Tulisan Saya Friday Dec 25, 2009

Ya, karna terpaksa bisa membuat orang bisa mengeluarkan segala potensi yang ada dalam dirinya. Berikut ini kisah saya, sewaktu terjadi kebakaran di kampung saya, kejadian sekitar thn 1986. Waktu itu saya bisa mengelurkan/mengangkat meja kerja tukang mas. Dalam kondisi normal tak mungkin itu terjadi. Mungkin mirip dengan kisah seorang yang dikejar anjing gila. Bisa melompat parit yang lebar. Dalam kondisi normal, hal ini (melompat parit) tidak akan bisa.

Ada kisah, seorang pelatih renang. Sudah melatih sekelompok wanita usia 10-12 thn dalam beberapa bulan. Setelah beberapa bulan latihan, tidak ada perubahan dalam record. Segala usaha sudah dilakukan oleh pelatih renang tersebut, tapi tidak membuahkan hasil juga. Tidak ada perubahan dalam motivasi para perenang tsb.
Apa yang dilakukan oleh pelatih renang tsb? Dia menyewa buaya muda, agar para perenang itu takut, dan terpacu utk berenang lebih cepat.

Diumumkan lah, bahwa buaya dalam kondisi lapar dan ganas, dan akan mengejar segala sesuatu yang bergerak didepan nya. Buaya ini akan dilepas beberapa detik setelah para perenang loncat. Muncullah ketakutan pada diri perenang tersebut. Ketika peluit/pistol sdh dibunyikan, para perenang berenang dgn kencang untuk mencapai tepi kolam yang lain, maka terpecah lah rekor semua para perenang. Yang sebelum nya gak pernah terpecahkan.

Dalam beberapa kasus, teori kepepet ini bisa sukses. Seperti para perenang.

Dari kisah ini, bila anda dalam keadaan kepepet masalah, misal hutang, dikejar jam tayang, mau di PHK, berpikirlah positif, selesaikanlah masalah tsb dengan berpikir jernih, tenang. Insya Allah anda akan mencapai kesuksesan.

Kisah saya, Setelah resign/PHK dari kantor. Kalau sekiranya saya stress, atau pesimis dalam menafkahi keluarga (mencari uang), maka berkemungkinan saya akan bekerja kantor lagi. Akan mencari pekerjaan lagi. Tapi saya sdh komit dan berikrar akan menjadi pengusaha. Alhamdulillah Allah mengabulkan do’a saya tersebut. Alhamdulillah, setelah beberapa lama, ada tawaran jadi Manager IT, ada tawaran jadi Senior Manager, ada tawaran jadi dosen, semua nya gak diambil. Alhamdulillah waktu itu bisnis sdh jalan.

Jadi bagi teman yang akan/mau/sdh di PHK, ambil hikmah nya saja, positif thingking saja. Berdo’a saja, semoga setelah keluar kantor jadi pengusaha sukses. Yakin bahwa rezeki setiap manusia sdh ditentukan oleh Allah SWT, tinggal gimana kita manggapai rezeki tersebut. Hidup Berkah Berlimpah, Selamat Dunia Akhirat.

Bagaimana mencari Buaya yang menerkam itu selalu ada. Solusinya adalah carilah sesuatu yang membuat anda akan termotivasi setiap hari, misal akan naik haji di thn xx? Akan menyenangkan keluarga, Akan membuat rumah yang nyaman (tidak mau lagi rmh Type 21/36), Memberikan pendidikan anak di sekolah yang bagus, Hidup saya lebih berkah bagi orang lain, Bisa membangkitkan ekonomi ummat, Bisa membantu Biaya research dll….Jelaskan apa yang akan anda capai, insya Allah ini akan jadi buaya bagi anda.

Bagi yang mau konsultasi bisnis atau kiat tetap tenang setelah di PHK bisa saya Bantu…


Dimana Posisi Anda?

Posted by admin | Under Tulisan Saya Friday Dec 25, 2009

Setelah menulis tulisan “Tulisan untuk teman yang mau di PHK” dan “Bisnis < 5Juta”. baca di www.bajupoeti.com. Banyak teman yang memberi komentar, ada yang email, telpon dan bahkan ada yang datang ke rumah.

Ya, saling berbagi pengalaman, saling bertukar pikiran. kalau ada yang email, lalu menceritakan bisnisnya, maka saya akan telpon teman yang kirim email tsb?

Kenapa harus di telpon?

Karna email belum bisa menangkap keinginan dari penanya.

Dimana Posisi Anda?

Ini sangat penting, misal anda mau ke rumah saya di Cikarang. Anda bawa mobil dari Bandung dan sedang ada di Tol. Lalu menelpon saya untuk menuntun ke luar TOL. Yang akan saya tanyakan adalah anda sdh di KM berapa? Keluar TOL Cikarang KM 30. Kalau saya tidak tahu posisi anda sekarang, lalu saya tuntun, apa yang akan terjadi? Bisa-bisa anda tidak akan sampai ditujuan. Begitu juga dengan berbisnis? Maka akan saya tanyakan kpd pelanggan adalah “Apakah sudah berjualan”. “Sudah berapa lama”, “Dimana berjualan” dan bbrp pertanyaan lain nya. Ini bermanfaat utk mengetahui posisi anda, agar saya bisa analisa “Sudah Sampai Mana”.

Teringat kisah satu tahun lalu (thn 2008), seorang Ustad bercerita ke saya. Di dekat rumah Ustad ada ruko yang akan disewakan. Lalu ustad bercerita, mau dagang baju muslim saja. Katanya tempat nya ramai, sampai jam 9 malam masih rame. Posisi nya di kampung (pinggir Cikarang). Karna saya sdh kenal dekat dengan ustad tsb, dan dia punya keinginan yang kuat utk berjualan, lalu dikemukakanlah permasalahan yang dihadapi. Pertama masalah sewa toko. Kedua masalah barang. Diskusi-diskusi, akhirnya saya bantu dengan pinjaman uang cash utk sewa toko, dan isi barang nya.

Setelah setahun berjalan, ternyata barang dagangan Ustad semakin banyak. Tidak hanya baju muslim, tapi ada Habatusauda, Buku2 Islami, perlengkapan Haji dll. Lantai 2 ruko dijadikan tempat rukhiyah. Alhamdulillah dalam 8 bulan uang sewa toko dikembalikan tanpa ada bunga sama sekali. Mudah2an ini menjadi amal sholeh saya.

Posisi ini penting untuk mencapai tujuan. Misal Tujuan punya bisnis Baju Muslim omset 500juta/thn. Misal anda baru mulai, sudah mulai, atau dalam kondisi sepi bisnis. Ini perlakuan nya akan berbeda utk masing-masing posisi.

Kalau anda baru mulai, dan baru keluar kantor. Wah ini tambah beda perlakuan nya. Kalau anda masih dikantoran, lalu ingin coba-coba bisnis, itu masih aman. Karna tempat anda mengantungkan income masih ada.

Bagaimana dengan Ustad tadi? Saya sdh tahu, dia sudah pernah berjualan, sudah tahu pernah mengelola posantren, sudah jelas usaha yang akan dijalankan, sudah jelas posisi/lokasi tempat usaha. Lalu saya main kesana, utk melihat kondisi di sekitar toko Ustad. Setelah saya lihat, Saya Jawab, ya ini cocok untuk jualan baju muslim. Baru baca Basmallah…MULAI…

Nah bila anda ingin konsultasi dengan siapapun, caritakan lah posisi anda ada dimana…

Tulisan bisa bersambung dengan topic

Tujuan Anda Apa?

Apa yang sdh dicapai?

Apa Anda punya keinginan KUAT?

Apa keinginan KUAT dari Diri Pribadi?