Baju Poeti |

Poeti Collection : Kami menyediakan baju muslim bahan kaos dan katun untuk anak, dewasa Hub. kami via email : bajupoeti@gmail.com, Alamat : Jl Kelinci Raya no 23, JB2-Cikarang Baru, YM afrizalsyafri HP 0813-15527965, 021-33877086, 021-98293128
RSS Feed

Bisnis Itu Ibarat belajar Sepeda

Posted by admin | Under Tulisan Saya Wednesday Dec 23, 2009

Kalau saya perhatikan, kebanyakan yang hadir di acara SNKPMI Bogor adalah para pencari ide usaha, dalam arti, peserta kebanyakan adalah belum memiliki usaha yang running well. Ini harus nya menjadi perhatian bagi panitia, bentuk acara yang akan dilaksanakan.

Mungkin karna setiap saya berkenalan, yang ketemu belum memiliki usaha….

Saya menyarankan kpd yang sudah memiliki usaha yang running well, agar menuntun calon pengusaha agar bisa berlari kencang. Kebanyakan usaha yang berhasil, karna ada tempat magang atau ada yang menuntun. Ibarat belajar sepeda, kalau ada yang menuntun, dan yang membawa sepeda itu  terjatuh, maka jatuh nya tidak terlalu berbahaya, tidak patah2 dan tidak sampai masuk got.

Begitu juga dengan usaha, agar tidak berdarah-darah/patah-patah kalau terjatuh (belum berhasil), maka belajar lah kpd yang sudah lebih dahulu sukses…

Ambil contoh para pedagang emas di kota tempat orang tua saya berjualan, kebanyakan para pedagang emas disana adalah hasil didikan orang tua saya karna keterikatan keluarga dan sekampung. Para perantau Padang, kebanyakan merantau tidak punya modal besar, nah kalau semua perlengkapan emas dibeli semua, maka pasti tidak akan cukup modal nya. Jadi Bapak saya, meminjamkan sebagian perlengkapan tukang mas dll. Begitu juga dengan barang dagangan, misal ada pembeli emas seberat 20gram, kalau ditoko nya tidak ada, nanti dia akan mencari ke toko Bapak, walau untung kecil, tapi sudah dapat untung dan dapat pelanggan baru. Jadi kunci nya adalah mendapat pelanggan baru. Lama kelamaan akan bisa berlari kencang…

Banyak orang sukses karna rajin, karna tekun, dan berhemat. Tapi ada juga yang sukses di bisnis karna rezekinya, walau dia gak bisa tulis menulis. Karna kita tak tahu rezeki yang sdh ditakdirkan oleh Allah SWT untuk kita, maka kita harus mengejar rezeki tersebut.


Anda Orang Hebat?

Posted by admin | Under Uncategorized Thursday Nov 19, 2009

Anda Orang Hebat

Kenapa saya katakan seperti itu, karna anda sudah melewati beberapa karir, dari karyawan, Yunior supervisor, supervisor, naik jadi assiten manager, manager, bahkan senior manager. Bila anda sudah digaji oleh kantor lebih dari 7 juta, berarti anda orang HEBAT. Tapi belum sampai gaji 7juta, gak hebat? Jawabnya bukan : Anda akan menjadi Lebih Hebat lagi

Bila anda sudah pernah mengelola beberapa projek. menyelesaikan projek dengan langkah terstruktur, menyelesaikan masalah tahap demi tahap. Saya menilai anda adalah “Orang Hebat”.

Permasalahan yang dialami teman yang mau di PHK, saya juga pernah alami, Cuma saya beralih jadi saudagar, tidak memilih kerja kantor, kalau ingin kerja kantor lagi, ada teman yang menawari, tapi ditolak secara halus. Artinya apa, Jangan PANIK. Keep fighting…Kalau panik gaji 2 juta mau diterima, padahal gaji kita sebelumnya sdh jauh diatas itu.

Permasalahan di kantor menurut saya komplek juga, lebih dikejar jam tayang (deadline), banyak mangatur orang, banyak mengajukan proposal bisnis. Artinya kalau beralih ke dunia bisnis (membuka usaha sendiri), menurut saya “Orang Hebat” akan selalu HEBAT dimanapun berada apapun usaha nya. Mau Bukti?

Kenapa Begitu?

Karna Orang Hebat, sudah terbiasa tekun, terbiasa rajin, terbiasa rapi, terbiasa terstruktur, terbiasa membuat langkah-langkah kerja, terbiasa menghadapi orang banyak, terbiasa berkomunikasi mengemukakan ide, terbiasa Sabar dll. Terbiasa Sabar bisa dilihat “Banyak orang tidak suka dengan pekerjaan nya, tapi beberapa tahun tetap saja di PT tsb” Artinya sdh terlatih kesabaran, sdh terlatih untuk menenangkan diri.

Coba lihat sifat Orang SUKSES, cara kerja nya, langkah2 kerja nya, cara dia berkomunikasi, cara bersabar, dll. Sangat jarang orang yang turun gaya hidup nya, karna sifat alami manusia akan mempertahankan gaya hidupnya. Asalkan gak main wanita, gak foya-foya, gak minum-minum, gak malas2an…Insya Allah Sukses…

Memang langkah awal terasa berat menghantui kita, tapi kalau sudah kepepet, silahkan baca di http://www.bajupoeti.com/webstore/archives/498 apapun bisa dikerjakan.

Jadi karyawan swasta itu, hanya menunggu waktu, “Kalau Tidak Dipecat atau Perusahaan Bubar”, artinya bila kita ingin tetap berkarir di swasta terus menerus sampai tua (kecil kemungkinan nya, karna sedikit PT yang lebih usia nya 25thn) berarti kita harus mempersiapkan Simpanan yang banyak atau kita punya Bisnis yg mengalirkan uang ke kita.

Kalau kita sudah berumur diatas 40thn, mengambil keputusan semakin berat karna semakin berat tuntutan ekonomi. Tapi itu hanya SESAAT saja. Waktu kerja di IPTN dulu, saya ambil rumah kredit. Apa komentar salah seorang teman kantor? “Zal, berarti kamu akan tetap (selama nya) di IPTN”. Betul juga ya, sampai 7thn saya di IPTN. Tapi dikurangi 2.5thn kuliah S2. Artinya semakin banyak hutang semakin berat untuk berbisnis.

Naik dan turun income hampir sama saja rasanya. Sama halnya dengan kenaikan gaji kantor, hanya terasa 2 bulan saja, setelah itu kehidupan kita normal lagi. Saya bangga waktu pindah kerja kantor dulu, gaji saya sampai naik 4 kali lipat dari sebelumnya. Tapi itu hanya terasa 3 bulan saja, berikutnya kembali normal. Nah sekarang kita merintis bisnis, ternyata penghasilan kita kurang dari penghasilan kantor. Paling 2 bulan kita rasakan gak enaknya, berikutnya normal lagi. Misal kita terbiasa mengeluarkan uang 5juta sebulan, lalu setelah berusaha sendiri jadi 3juta/bulan, itu paling dirasakan 2 bulan.

Badai itu pasti Berlalu

Kira-kira 4thn yg lalu, Seorang Manager Warehouse disebuah PMA, berkunjung ke rumah saya. Waktu itu saya masih kerja di kantor NEC. Sedangkan dia sudah duluan keluar kantor untuk pindah ke kantor yg lain (waktu itu saya baru mulai berjualan). Dia bercerita “pak Rizal ternyata janji yang diucapkan oleh Bapak (yg punya PT) itu Bohong, saya hanya digaji 2.5jt/bulan, sebeumnya dijanjikan 10juta/bulan, makanya saya berani keluar kantor, kalau tahu gini gak keluar saya”. Wah-wah, saya sangat merasakan sekali betapa menderita nya dia, yang biasa gaji manager, sekarang jadi karyawan. Lalu teman itu bercerita bagaimana dia bisa mengurangi semua beban pengeluaran nya. Mulai dari AC dimatikan, lampu sering dimatikan, makan ke Mall gak lagi, dll. Apa yang saya katakan ke teman tsb? “Semoga Allah membalas nya dengan baik, dan membuka pintu rezeki yang lain”. Setelah setahun akhirnya dia keluar kantor tsb, dan merintis usaha baru (bikin palet). Usaha palet gak terlalu berkembang, dia pindah ke bisnis lain.

Gimana nasibnya 3thn setelah keluar kantor?

Allah memang kaya, mantan manager Warehouseini, di thn 2008, Dia dan istri naik haji, Membeli rumah lagi di Lippo. Sekarang dia sudah terbiasa mengelola uang PT lebih dari 25M. Yaa Badai itu pasti berlalu, jangan terlalu lama bersedih hati, tatap lah dunia ini dengan Positif Thinking, rezeki dari Allah SWT sangat berlimpah di dunia ini.

Apakah Saya Bisa Lebih Hebat?

Jawabnya ada pada diri anda sendiri. Tapi saya yakin Anda akan lebih HEBAT dari manager Warehouse. Caranya? Yaaa, harus ada uang masuk harian, bukan sekali dalam sebulan. Bayangkan kalau uang masuk harian itu sama dengan besar gaji bulanan, maka anda akan tertarik untuk berbisnis.


GS5 Gamis Kaos 2010

Posted by admin | Under Uncategorized Tuesday Nov 17, 2009


RS1 Rok Kaos

Posted by admin | Under Uncategorized Tuesday Nov 17, 2009


Karna Terpaksa, Jadi Sukses

Posted by admin | Under Uncategorized Saturday Nov 14, 2009

Ya, karna terpaksa bisa membuat orang bisa mengeluarkan segala potensi yang ada dalam dirinya. Berikut ini kisah saya, sewaktu terjadi kebakaran di kampung saya, kejadian sekitar thn 1986. Waktu itu saya bisa mengelurkan/mengangkat meja kerja tukang mas. Dalam kondisi normal tak mungkin itu terjadi. Mungkin mirip dengan kisah seorang yang dikejar anjing gila. Bisa melompat parit yang lebar. Dalam kondisi normal, hal ini (melompat parit) tidak akan bisa.

Ada kisah, seorang pelatih renang. Sudah melatih sekelompok wanita usia 10-12 thn dalam beberapa bulan. Setelah beberapa bulan latihan, tidak ada perubahan dalam record. Segala usaha sudah dilakukan oleh pelatih renang tersebut, tapi tidak membuahkan hasil juga. Tidak ada perubahan dalam motivasi para perenang tsb.
Apa yang dilakukan oleh pelatih renang tsb? Dia menyewa buaya muda, agar para perenang itu takut, dan terpacu utk berenang lebih cepat.

Diumumkan lah, bahwa buaya dalam kondisi lapar dan ganas, dan akan mengejar segala sesuatu yang bergerak didepan nya. Buaya ini akan dilepas beberapa detik setelah para perenang loncat. Muncullah ketakutan pada diri perenang tersebut. Ketika peluit/pistol sdh dibunyikan, para perenang berenang dgn kencang untuk mencapai tepi kolam yang lain, maka terpecah lah rekor semua para perenang. Yang sebelum nya gak pernah terpecahkan.

Dalam beberapa kasus, teori kepepet ini bisa sukses. Seperti para perenang.

Dari kisah ini, bila anda dalam keadaan kepepet masalah, misal hutang, dikejar jam tayang, mau di PHK, berpikirlah positif, selesaikanlah masalah tsb dengan berpikir jernih, tenang. Insya Allah anda akan mencapai kesuksesan.

Kisah saya, Setelah resign/PHK dari kantor. Kalau sekiranya saya stress, atau pesimis dalam menafkahi keluarga (mencari uang), maka berkemungkinan saya akan bekerja kantor lagi. Akan mencari pekerjaan lagi. Tapi saya sdh komit dan berikrar akan menjadi pengusaha. Alhamdulillah Allah mengabulkan do’a saya tersebut. Alhamdulillah, setelah beberapa lama, ada tawaran jadi Manager IT, ada tawaran jadi Senior Manager, ada tawaran jadi dosen, semua nya gak diambil. Alhamdulillah waktu itu bisnis sdh jalan.

Jadi bagi teman yang akan/mau/sdh di PHK, ambil hikmah nya saja, positif thingking saja. Berdo’a saja, semoga setelah keluar kantor jadi pengusaha sukses. Yakin bahwa rezeki setiap manusia sdh ditentukan oleh Allah SWT, tinggal gimana kita manggapai rezeki tersebut. Hidup Berkah Berlimpah, Selamat Dunia Akhirat.

Bagaimana mencari Buaya yang menerkam itu selalu ada. Solusinya adalah carilah sesuatu yang membuat anda akan termotivasi setiap hari, misal akan naik haji di thn xx? Akan menyenangkan keluarga, Akan membuat rumah yang nyaman (tidak mau lagi rmh Type 21/36), Memberikan pendidikan anak di sekolah yang bagus, Hidup saya lebih berkah bagi orang lain, Bisa membangkitkan ekonomi ummat, Bisa membantu Biaya research dll….Jelaskan apa yang akan anda capai, insya Allah ini akan jadi buaya bagi anda.

Bagi yang mau konsultasi bisnis atau kiat tetap tenang setelah di PHK bisa saya Bantu…


K290 Koko katun Coklat & Kuning

Posted by admin | Under Uncategorized Wednesday Nov 11, 2009